Kolaka – PT Vale Indonesia Tbk menyerahkan ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket C kepada masyarakat di sekitar Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Penyerahan secara simbolis berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kolaka, Rabu (7/10/2026), sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan peluang kerja masyarakat.
Program yang dijalankan perusahaan bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) ini menyasar warga usia sekolah hingga dewasa di empat kecamatan wilayah pemberdayaan, yakni Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada.
Melalui pendidikan kesetaraan Paket C, peserta dapat menyelesaikan pendidikan setingkat sekolah menengah atas dan memperoleh ijazah yang diakui negara. Dokumen tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan daya saing serta membuka peluang yang lebih luas dalam memasuki dunia kerja.
Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan pendidikan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam komitmen keberlanjutan perusahaan.
Menurut Endra, dukungan terhadap Program Paket C memberikan kesempatan yang lebih setara bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas diri, membangun masa depan yang lebih sejahtera, serta berkontribusi terhadap perkembangan daerah dan bangsa.
Pemkab Kolaka Apresiasi Program Pendidikan Vale Indonesia
Pemerintah Kabupaten Kolaka menyambut positif kontribusi PT Vale Indonesia dalam mendukung pendidikan masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka, Haji Yusrin Jafar, S.Sos., S.E., menilai perusahaan menunjukkan kepedulian melalui dukungan terhadap fasilitas dan infrastruktur pendidikan serta berbagai inisiatif peningkatan kapasitas warga.
Ia mengapresiasi keterlibatan perusahaan dalam membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan dan berharap program serupa dapat terus berlanjut demi kemajuan bersama.
Dukungan tersebut dinilai penting karena pendidikan kesetaraan memberikan kesempatan kepada warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk meraih ijazah setingkat SMA. Dengan bekal itu, peserta diharapkan memiliki pilihan yang lebih luas untuk melanjutkan perjalanan pendidikan maupun mencari pekerjaan.
Ijazah Paket C Buka Peluang Baru bagi Warga
Bagi para penerima manfaat, ijazah Paket C memiliki arti lebih dari sekadar dokumen kelulusan. Program ini menjadi kesempatan untuk mewujudkan kembali cita-cita pendidikan yang sempat tertunda sekaligus meningkatkan peluang memasuki pasar kerja.
Salah seorang penerima manfaat, Harudin, 53 tahun, warga Kolaka Sabilambo, mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya berhasil memperoleh ijazah setingkat SMA.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Vale Indonesia atas dukungan yang diberikan. Harudin juga berencana memanfaatkan ijazah tersebut untuk mencoba melamar pekerjaan.
Pengalaman serupa disampaikan Nur Hidayatullah, 22 tahun. Ia menilai ijazah Paket C menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.
Menurutnya, dokumen tersebut memberi kesempatan bagi dirinya dan peserta lain untuk mendaftar pekerjaan dengan kualifikasi pendidikan setara lulusan SMA.
Pendidikan Jadi Bagian Program Pemberdayaan Masyarakat
Program Paket C merupakan salah satu bentuk kontribusi Vale Indonesia melalui Program Pengembangan Masyarakat. Selain pendidikan, perusahaan juga menjalankan berbagai program pemberdayaan berkelanjutan yang mencakup bidang kesehatan, kemandirian ekonomi, lingkungan, serta sosial budaya.
Vale Indonesia berdiri pada 1968 dengan nama PT INCO. Saat ini, perusahaan menjadi bagian dari MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining.
Perusahaan menjalankan kegiatan pertambangan berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus dari Pemerintah Indonesia hingga 2035. Operasionalnya turut berperan dalam mendukung agenda hilirisasi nasional melalui pengembangan produk nikel, termasuk nickel matte, bijih nikel, dan produk antara berupa mixed hydroxide precipitate (MHP).
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Vale Indonesia menyatakan menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan (ESG), serta pembiayaan berkelanjutan.
Lokasi pertambangan nikel utama perusahaan berada di Sorowako, Sulawesi Selatan. Selain itu, perusahaan mengembangkan kegiatan di Bahodopi, Sulawesi Tengah, dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Melalui berbagai kegiatan operasional dan pemberdayaan masyarakat, Vale Indonesia menargetkan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup warga di sekitar wilayah operasinya. Pengembangan praktik pertambangan yang lebih ramah lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga air, juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menekan jejak karbon.
Penyerahan ijazah Paket C kepada masyarakat di sekitar IGP Pomalaa menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung kesiapan warga menghadapi peluang kerja. Program ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi penerima dan masyarakat di wilayah pemberdayaan.
Tinggalkan Balasan